HONDA ASTREA GRAND 1993 – BLITZKRIEG

Konsep steampunk coba dijajal oleh builder workshop 69 Nerakatau pada choppy cub ini. Untuk menampilkan kesan steampunk tersebut, Benediktus Hengky Purwanto alias Wawan ‘Junx’ Bakwan mengandalkan material-material sampah bengkel.

Proses dadakan dengan komponen seadanya tersebut akhirnya memunculkan ide sebutan untuk motor, Blitzkrieg ! Sebuah strategi perang tentara Jerman saat Perang Dunia II yang mengandalkan kecepatan dalam invasi.

Konsep steampunk ini juga bisa dibilang mirip dengan tema Post-Apocalyptic. Konsep fiksi yang bercerita tentang era setelah kejatuhan peradaban akibat perang nuklir, virus dan lain-lain. Tema ini identik dengan warna-warna kusam, usang sekaligus berkarat. Desain yang diaplikasikan juga seringnya radikal seperti kendaraan-kendaraan yang dipakai dalam film Mad Max.

Hasil proyek Tiga bulan tersebut tak hanya predikat juara. Namun sebuah statement muncul dari sang juri, “i want to buy this bike. This is an artwork!,” papar Roland Saros.

 

Info & Specification :

OWNER : Didie

BUILDER : Benediktus Hengky ‘Junx’ Purwanto / Wawan Bakwan

WORKSHOP NAME :  69 Nerakatau

WORKSHOP ADDRESS : Semarang

PHONE NUMBER : 08562660760

EMAIL : –

 

BIKE NAME :

Blitzkrieg

 

CATEGORY :

 

ACHIEVEMENT :

Kustomfest 2014 participant

 

FRAME / CHASIS

Type : Custom

       

ENGINE

Type : Honda Astrea Grand

 

Production Years : 1993

 

WHEELS, SUSPENSION & BRAKE

Front & Rear Wheels DID 1.60×17 inch (F) DID 1.40×14 inch (R)

Front & Rear Tires  IRC Inoue 2.25-17(F) & Corsa  120/60-14 (R)

Suspension System : Honda C70 (F) & Honda Astrea Prima (R)

 

PIPES & EXHAUST

Exhaust System Pipes : 69 Nerakatau

 

BODY WORKS & PAINTING

Painting Artist : 69 Nerakatau

 

OTHER PARTS & ACCESSORIES

Seat : 69 Nerakatau

Headlamp : Custom

Handlebar : 69 Nerakatau

Fuel Tank : 69 Nerakatau

 

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply