JARAN KORE -KUDA LIAR KARYA RETRO CLASSIC CYCLES

Kustomfest 2015 yang lalu mengusung tema Showin Soul yang merupakan representasi bagi pelaku industri kustom kulture untuk menunjukkan karya mereka dengan sepenuh jiwa, karya yang merupakan perwujudan proses yang jujur dan menjunjung tinggi nilai-nilai apresiasi dan nilai respect.

Seperti penyelenggaraan Kustomfest sebelumnya, lucky draw untuk pengunjung menjadi satu hal yang unik dan ditunggu-tunggu karena merupakan mahakarya dari Retro Classic Cycles yang dibuat khusus dan istimewa.

Dalam Kustomfest 2015 Retro Classic Cycles mempersembahkan sosok Kustom Bike dengan nama ‘Jaran Kore’ yang berbasis BMW R65 bermesin Boxer 650cc lansiran 1978. Jaran Kore dalam bahasa Jawa diartikan sebagai kuda liar yang sulit ditunggangi.

“Sesuai tema Kustomfest 2015 – Showin’ Soul, Retro Classic Cycles ingin memunculkan dan menunjukan sebuah karakter lain yang belum pernah dibuat sebelumnya oleh kami. ‘Jaran Kore’ kami ambil namanya sesuai dengan tampilan motornya yang diibaratkan sebagai kuda liar yang sulit untuk ditaklukan. Aslinya adalah motor touring namun kita rancang ulang menjadi tampilan Traditional Scrambler dengan craftmanship Retro Classic Cycles,” sebut Lulut Wahyudi, owner Retro Classic Cycles.

Bukan sekadar rekayasa engineering chassis dan body, mesin twin ini juga telah disetting ulang agar memiliki performa tinggi menyesuaikan dengan gaya Scrambler. “Kita tetap mempertahankan sisi tradisional motor klasiknya dengan model teromol di roda belakang dikombinasikan dengan set up  suspensi. Mesinnya sudah kita upgrade dengan beberapa high-performance parts,” tambah Lulut.

‘Jaran Kore’ merupakan konsep penggabungan pure metal sentuhan engineering Retro Classic Cycles antara chromolly, aluminium dan titanium.” Bukan sekadar style yang kita kedepankan, namun ingin menunjukan seni dan teknologi dari sebuah kustom bike, seperti sub frame berdimensi kecil dari chromolly, material tangki dari aluminium dan aksen titanium dari rancangan knalpot. Kesemuanya adalah keutuhan yang kami rangkai mengacu pada stabilitas dan juga handling untuk bisa digunakan di medan ekstrem sekalipun,” papar Lulut.

Seperti halnya karya-karya Retro Classic Cycles sebelumnya, ‘Jaran Kore’ juga sudah diuji durabilitas dan kualitasnya baik kelincahan dan ketangguhannya.

 

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply