LEBARAN KUSTOM 2018 SUKSES PENUH WARNA DAN DITUTUP DENGAN MERIAH

Indonesian Kustom Kulture Festival, Kustomfest 2018: Color of Difference berakhir dengan sukses dan meriah. Menjelang pertengahan malam ribuan pengunjung masih memadati area indoor dan outdoor Jogja Expo Center.

Kustomfest terbukti menjadi ruang berekspresi penggiat kustom kulture di Tanah Air baik dari karya kendaraan hingga parade artwork. Sebanyak 130 motor kustom dan 28 mobilyang dipersiapkan khusus para builder dipertontonkan untuk menyedot perhatian pengunjung.

Dari arena outdoor, panggung musik yang diisi dengan Shaggydog, Deadsquad, The Hydrant, Death Vomit dan The Sigit mampu menghibur pengunjung dimana menjadi tempat unjuk gigi para stuntrider serta skater dan freestyler BMX.

Dukungan para mitra seperti Honda, Kawasaki, Pegadaian, Royal Enfield, Eiger, Motul, FMC Speed Supply dan lain-lain termasuk Kementrian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terbukti mampu menjembatani ruang para penggiat kustom kulture di Tanah Air dalam berkarya. Termasuk kehadiran pesawat RI-X yang didisplay bukti warna keberagaman serta dukungan pihak TNI AU khususnya dari pihak Lanud Adi Sucipto.

Di area indoor, motor “The 29” dari Kromworks berhasil menjadi The Best of Show Kustomfest 2018: Color of Difference. Motor tersebut mampu mencuri perhatian para bintang tamu yang hadir sebagai juri termasuk Steve Caballero pada saat sesi kustom bike show. Motor karya Andhika Pratama berbasis frame bermaterial stainless steel dengan bergaya neo-cafe racer ini memiliki detail yang menawan. Artinya, Kromworks berhasil mempertahankan predikat The Best of Show berturut-turut dari tahun lalu di Kustomfest.

Di area outdoor pengunjung tampak antusias menunggu pengundian Lucky Draw motor “Belo Negoro” yang biasa dilakukan di penghujung gelaran Kustomfest. Nama Imran Muslani akhirnya menjadi orang yang berbahagia pada saat nomor kupon yang dimilikinya keluar saat dilakukan pengundian.

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply