THIS IS KUSTOMFEST 2017 – NO BOUNDARIES !

Sabtu, 7 Oktober tepat pukul 11 siang ‘lebaran kustom kulture’ tahun ke Enam, Kustomfest 2017-No Boundaries resmi dibuka dengan seremoni pembukaan oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta, Tri Mulyono yang mewakilkan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang berhalangan untuk hadir.

Seremoni pembukaan diawali dengan penampilan kesenian‎ seniman lokal. Kemudian dilanjutkan suguhan video mapping dengan media minibus VW Kombi. Tidak sedikit penonton bahkan para guest Kustomfest yang mengangkat ponsel untuk mengabadikan suguhan yang menampilkan permainan cahaya yang presisi ini.

Setelah seremonial pembukaan, acara dilanjutkan dengan press conference di hadapan rekan media nasional dan internasional yang hadir untuk meliput. Press conference langsung dipimpin oleh Director Kustomfest dan didampingi oleh Kapolda DIY beserta Brand Manager Surya.

Selama Dua hari (7-8), pengunjung dimanjakan dengan pertunjukan kolaborasi dari berbagai karya kustom Indonesia seperti Motor Kustom, Hot Rod, Sepeda, Seni dan Budaya, Vendor Booth dan Entertainment. 

Area indoor dan outdoor dari JEC selalu dipadati oleh pengunjung yang sudah memadati lokasi sejak pembukaan acara sampai dengan rangkaian penutupan diakhiri oleh pengundian lucky draw di area outdoor JEC. Jumlah pengunjung yang datang ke acara yang disebut sebagai Lebaran Kustom Indonesia ini mencapai lebih dari 25.000 orang yang datang dari beberapa kota di Indonesia.

“Tahun ini benar-benar istimewa di tahun keenam penyelenggaraan baik dari kualitas peserta kontes yang meningkat dari tahun ke tahun membuktikan bahwa KUSTOMFEST menjadi ajang yang ditunggu-tunggu. Kemudian pemenang Lucky Draw Trike Kustom baru kita dapat setelah enam kali pengambilan tiket. Suatu kebetulan dan semoga ini menjadi suatu berkah dan pertanda baik bagi KUSTOMFEST dan juga seluruh pengunjung yang sudah hadir menunggu hasil undian Lucky Draw tadi” jelas Lulut Wahyudi, Director KUSTOMFEST.

Ari Kusumo Wibowo, Brand Manager Surya yang juga hadir di acara pengundian Lucky Draw menambahkan Suryanation bangga bisa menjadi bagian dari acara KUSTOMFEST dan turut mendukung perkembangan kustom kulture di Indonesia. “Kehadiran Suryanation Motorland saat ini yang sudah berjalan selama tiga tahun dan mendatangi beberapa kota di Indonesia merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap dunia kustom kulture.

Beberapa konten acara dan juga booth yang ada di area indoor dan outdoor KUSTOMFEST 2017 – No Boundaries mendapat antuasis penggemar kustom kulture dari dalam dan luar negeri. Royal Enfield Rebuild Classic Challenge juga telah memilih empat builder yang akan mulai membangun motor sesuai dengan desain yang mereka presentasikan. Keempat builder yang terpilih adalah Darizt Design asal Yogyakarta, Lemb Inc asal Jakarta, Kedux Garage asal Bali dan DGS Garage asal Bandung.

Sisi edukasi yang dihadirkan seperti pemahaman soal mesin V8 dari G-Speed kemudian pengetahuan metal body works dari Sosa Metalworks yang didukung Dinggo mendapat perhatian pengunjung. Di luar acara tersebut, kompetisi soal kreativitas pengecatan helm oleh para painter dengan media helm dan lainnya seperti dari Vondutch yang hadir dengan Young Pinstripe Contest lalu PT Astra Honda Motor juga menghasilkan karya-karya brilian.

Penghargaan Lifetime Achievement juga diberikan kepada Jeffri Polnaja, pengendara motor Indonesia yang sudah berkeliling dunia membawa nama Indonesia dengan mengusung nama “Ride for Peace” dan juga kepada Alm Kristupa Saragih salah satu founder komunitas fotografer terbesar di Indonesia, Fotografer.net yang selalu mendukung pergelaran KUSTOMFEST sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2012.

Dalam ajang Kustom Bike Show kali ini tercatat 134 motor. Rinciannya adalah Main Class terdiri dari Prostreet 7 motor, European Chopper & Bobber 2 motor, American Chopper & Bobber 15 motor, American Stock Custom 1 motor, FFA 14 motor, Cafe Racer 21 motor, Bagger 5 motor, Japan Chopper & Bobber 5 motor.

Sedangkan kategori Nitrohead (di bawah 250 cc) terdiri dari FFA 32 motor, Choppy Cub 4 motor, Old & Retro 16 motor, Matic 1 motor. Sementara kelas khusus yakni Honda Scrambler 5 motor yang ikut didukung PT Astra Honda Motor dan Club Style 6 motor dengan disokong oleh Anak Elang Harley-Davidson.

Peserta kontes mobil di kelas Airkooled terdapat 3 peserta, Muscle Car 5 mobil, Hot Rod Custom 4 mobil, Low Rider 3 mobil, Pickup 7 mobil, Japan Retro Car 2 mobil, dan juga highlight khusus Pick Paradise yang menampilkan 7 mobil. Total mobil yang berada di display berjumlah 30 unit.

‘Selamat kepada para pemenang yang sudah terpilih, semoga hasil yang didapat bisa menjadi pacuan untuk bisa terus menghasilkan karya-karya terbaik. Untuk yang belum terpilih jangan menyerah teruslah berproses dan menghasilkan karya. “tutup Lulut.

Sampai jumpa di KUSTOMFEST 2018, 6-7 Oktober 2018 !

 

 

 

 

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply