KUSTOMFEST 2022 : We’ll Be Back ! Misi Menaikan Level Panggung Kustom Kulture

Penyelenggaraan acara KUSTOMFEST: Indonesia Kustom Kulture Festival resmi berakhir pada hari Minggu 8 Oktober 2022. Selama dua hari penyelenggaraan acara Kustom Kulture terbesar di Indonesia ini sukses mendatangkan 25.000 pengunjung yang memenuhi area Jogja Expo Center Yogyakarta seluas 1 hektare.

Bermacam acara yang disuguhkan tahun ini mendapatkan respon positif dari pengunjung mulai kompetisi motor dan mobil kustom, sepeda BMX, live painting, tattoo, instalasi seni. Tidak kalah ramainya booth pengisi dari produk fashion, apparel, spare part, makanan diserbu penonton dari pagi hingga malam hari yang menandakan geliat ekonomi meningkat. KUSTOMFEST juga  ikut merespons perkembangan teknologi elektrifikasi dengan menyodorkan lucky draw motor kustom bertenaga listrik.

Dari acara puncak yakni kompetisi Kustom Bike Show tahun ini, motor “Sinaga“  garapan Queen Lekha Choppers dinobatkan menjadi yang terbaik sebagai The Best Kustom Bike Show KUSTOMFEST 2022. Motor kustom choppers milik Ronny Lesmana Sinaga berbasis Harley-Davidson Shovelhead Generator 1200cc 1966 tampil memikat dengan beberapa ornament spesial seperti gold leaf dari emas murni 24 karat.

Sedangkan mobil bergaya Ford Roadster Pickup 1932 berbasis Ford Anglia 1952 karya Gearhead Monkey Garage terpilih sebagai Best Hotrod

“Tahun ini kualitas peserta yang didaftarkan melebihi ekspektasi tim KUSTOMFEST dan juga builder internasional yang hadir. Mereka sepakat dari segi kualitas tahun ini, karya-karya builder kita meningkat dari sisi craftsmanshift, detail dan finishing. Begitu juga di kategori mobil yang semuanya memiliki konsep dan penampilan menawan. Inilah esensi penyelenggaraan dari KUSTOMFEST dimana menjadi ruang kreatif sekaligus kawah candradimuka dari builder Indonesia untuk melahirkan karya terbaiknya ,“ ujar Director KUSTOMFEST, Lulut ‘LT’ Wahyudi.

Lulut menambahkan, dengan mengusung tema We’ll Be Back penyelenggaraan KUSTOMFEST 2022  telah menunaikan misinya membawa kembali pergerakan yang sempat terbelenggu pandemi.” Saatnya kita bangkit kembali berkarya menaikkan level kualitas masing-masing di mana KUSTOMFEST menyediakan ruang untuk itu.”

Sementara yang tidak kalah menyedot mata pengunjung adalah berbagai artwork hasil tangan-tangan terampil dan kreatif di berbagai media mulai helm, diecast hingga instalasi seni lainnya. Hal ini membuktikan bahwa KUSTOMFEST juga menjadi ruang para pegiat industri seni dalam kaitannya dengan desain produk kreatif seperti yang diharapkan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Semarak unjuk karya produk lokal juga makin bervariasi menyebar mulai jenis fashion, apparel serta riding gear dengan beraneka ragam modelnya.

Kehadiran para tamu undangan internasional dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Jepang, Amerika dan Eropa lainnya menjadi jembatan terjadinya hubungan saling menguntungkan dari sisi ekonomi. Inilah yang diharapkan akan munculnya produk-produk lokal berkualitas yang siap bersaing di pasar global.

Sedangkan dari panggung musik, aksi Adrian Adiutomo, Gugun Blues Shelter, Burgerkill “Killchestra” feat Yogyakarta Symphony Orchestra dan Navicula tidak kalah memukau menjadi pemuas dahaga para penggemarnya.

 

Seperti tradisi KUSTOMFEST sebelumnya, acara puncak yang paling ditunggu oleh puluhan ribu pengunjung adalah pengundian lucky draw motor chopper listrik “Condrodimuko“ rakitan Lulut Wahyudi bersama tim Retro Classic Cycles. Chopper electric bike ini akhirnya berhasil dibawa pulang oleh seorang pengunjung dari kota Mojokerto.

 

See you at KUSTOMFEST 2023 !

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *