”Memang dari awal saya ingin membangun boardtracker maka frame, rims, dan juga riding position di rancang sesuai pakem boardtracker,” buka Rizaldi Parani, builder workshop RI-KO Custom. Meski mengusung style boardtracker, penggunaan ban bukan ban pacul/tracker seperti pada pakem yang biasa dipakai. Alasannya di dasarkan pada kebutuhan jalan aspal perkotaan. “Dari situlah saya memilih tema Modern Boardtracker,” papar Rizaldi
Dalam membangun motor ini, ia terinspirasi dari motor karya Kachiro yang bernama Chronos. “Untuk merealisasikannya, saya bekerja sama dengan beberapa bengkel terutama pada pembuatan rangka bodi dan rims, seperti Black Orchid Motor dan Naga Mas untuk proses krom,” ungkap Rizal.

Pengerjaan motor memakan waktu sekitar dua bulan. “Untuk finishing dan detailing saya kerjakan sendiri,” kata Rizaldi. Ia pun mengakui jika sangat memperhatikan perihal finishing terutama kerapihan dan keserasian dalam pemilihan warna purple-magenta. Untuk detailing ia mengaplikasi cover pada setiap baut yang menempel di bodi dan rangka.
Frame menggunakan pipa besi tebal 3mm dengan diameter 3 cm, sementara mesin ia biarkan standart dengan menggunakan mesin Honda Tiger 2000.

Untuk sektor kaki-kaki, bagian belakang menggunakan velg 21 inch lebar 3.5 inch dan menggunakan jari-jari sebanyak 80 spokes dengan diameter jari 4 mm. Bagian depan juga menggunakan velg 21 inch lebar 2.5 inch juga dengan jari-jari sebanyak 80 spokes dengan lebar 4 mm. “Alasan saya menggunakan jari-jari sebanyak 80 spokes dan diameter 4mm karena ini merupakan hal yang baru dan belum pernah ada untuk sebuah motor boardtracker,” kata Rizaldi
Dikatakan, jika sektor velg dan jari-jarinya tersebut merupakan bagian yang menarik dari motor yang ia bangun ini. Bagian lain yang menurutnya menarik adalah headlamp dan covernya serta penggunaan red square carbon pada bagian rangka dan body. “overall, proses pembuatan tidak mengalami kesulitan yang signifikan, hanya saja tidak bisa buru-buru karena harus memperhatikan bentuk simetris, detailing dan harmonisasi,” ucap Rizaldi.

Motor ini di beri julukan Vendetta, terinspirasi dengan film V For Vendetta yang menceritakan sebuah protes atau pertentangan terhadap suatu kemapanan. “berdasar dari itu, saya menggunakan bentuk V seperti pada headlamp cover dan juga pada sisi kanan-kiri fender motor saya,” tutup Rizaldi.
Info & Specification :
OWNER : Rizaldi Parani
BUILDER : Rizaldi Parani
WORKSHOP NAME : RI-KO Custom
WORKSHOP ADDRESS : Jl. Ampera 2 No. 95A, Jakarta
PHONE NUMBER : 0816 7076 80
EMAIL : ijal_parani@yahoo.com
BIKE NAME :
Vendetta
CATEGORY :
Nitrohead FFA (BN 020)
ACHIEVEMENT :
2nd Champions Nitrohead FFA Kustomfest 2017
FRAME / CHASIS
Type : Custom
ENGINE
Type : Honda Tiger GL200
Capacity : 200cc
Production Years : 2005
TRANSMISSION
Type : Manual
WHEELS, SUSPENSION & BRAKE
Front & Rear Wheels : 21’ – 3.5 with 80 Spokes (Diameter0,6 cm) (F) , 21’ – 3.00 with 80 spokes (diameter 0,6 cm)
Front & Rear Tires : Avon Cobra (F) & Avon Roadrunner (R)
Suspension System : Springer (Grinder) (F) , Rigid (R)
PIPES & EXHAUST
Exhaust System Pipes : Customized
Exhaust System Material : Stainless Steel