Warning: Declaration of select_menu_walker::start_lvl(&$output, $depth) should be compatible with Walker_Nav_Menu::start_lvl(&$output, $depth = 0, $args = Array) in /home/kustomf1/public_html/wp-content/themes/hottopix/functions.php on line 483

Warning: Declaration of select_menu_walker::end_lvl(&$output, $depth) should be compatible with Walker_Nav_Menu::end_lvl(&$output, $depth = 0, $args = Array) in /home/kustomf1/public_html/wp-content/themes/hottopix/functions.php on line 495

Warning: Declaration of select_menu_walker::start_el(&$output, $item, $depth, $args) should be compatible with Walker_Nav_Menu::start_el(&$output, $item, $depth = 0, $args = Array, $id = 0) in /home/kustomf1/public_html/wp-content/themes/hottopix/functions.php on line 505

Warning: Declaration of select_menu_walker::end_el(&$output, $item, $depth) should be compatible with Walker_Nav_Menu::end_el(&$output, $item, $depth = 0, $args = Array) in /home/kustomf1/public_html/wp-content/themes/hottopix/functions.php on line 635
DISTINGUISHED GENTLEMAN RIDE YOGYAKARTA 2017 : DGR Is Social Movement - Kustomfest

DISTINGUISHED GENTLEMAN RIDE YOGYAKARTA 2017 : DGR Is Social Movement

24 September 2017, Distinguished Gentleman’s Ride (DGR) kembali digelar di Yogyakarta sebagai event tahunan dan merupakan event yang digelar serentak di seluruh dunia. Indonesia merupakan satu dari 50 negara yang mengikuti DGR dan tercatat sebagai salah satu negara yang punya peserta terbanyak, salah satu nya di DGR Yogyakarta 2017.

Tercatat 500 peserta dengan berbagai macam merek dan jenis motor mengikuti DGR Yogyakarta tahun ini. Stadion Kridosono Yogyakarta menjadi meeting point awal kemudian dilanjutkan riding bersama sejauh 20 km menuju Taman Kuliner Yogyakarta.

“DGR ini pusatnya di Australia, kita hanya mengambil konsep mereka. Dan DGR ini kegiatan non-profit karena acaranya donasi, charity,” kata ketua panitia DGR Yogyakarta 2017, Dasa July Prasaja. Dikatakan bahwa acara ini berusaha untuk meraih donasi sebanyak-banyaknya. “30% donasi akan di berikan DGR pusat untuk charity juga. Sisanya untuk support bangun panti di Solo,” ungkap Dasa.

Dasa juga menjelaskan bahwa DGR ini bukan sebuah grup, komunitas ataupun klub. “DGR adalah social movement. Abaikan nama klub, komunitas, grup, mari kita riding bersama untuk charity kepada yang membutuhkan,” tutup Dasa.

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *