Brenk Style Jakarta – Suzuki Thunder 125 2007 ‘Uye’

Builder workshop Brenk Motorcyclops, Dimashito Dwi Pituko atau lebih dikenal dengan Bobrenk, mengklaim bahwa dirinya adalah seorang ‘chopper’. “Saya ini chopper (pemotong). Pengertian chopper bisa didefinisikan berbeda oleh masing-masing orang. Menurut saya, chopper itu bukan ngomongin bentuk tapi lebih ke rasa,” buka Bobrenk. Saat mengerjakan sebuah motor, ia lebih sering bertukar pikiran dengan owner motor. Harapannya membuat motor senatural mungkin dengan karakter pemiliknya.

Ia memang dikenal fenomenal dan sangat identik dengan statement Chopper Kampung. Ini juga yang menjadikan motor ubahannya punya nilai unik tersendiri. Salah satunya Suzuki Thunder 125 langsiran 2007 yang tampil hedon ini. Pemiliknya Ferdinandus Dwi Jaya Naibaho, merupakan penggemar sepeda lowrider yang juga sering ikut kontes modifikasi.

Seluruh pengerjaan dikerjakan sendiri oleh Bobrenk di workshopnya. Mulai dari frame, knalpot, sissybar, shock, footstep, stang, braket, dan parts detailing lainnya. Sektor jok menjadi daya tarik tersendiri pada motor ini. Sebuah jok handmade berbulu putih diaplikasikan hingga ke area sissybar setinggi 1,2 meter tersebut, model jok seperti ini disebut king and queen seat.

Di sisi kanan motor, tertulis sebuah kalimat “Ditangiang Ni Da Inang” yang punya arti doa ibu. Dan motor ini dinamai ‘Uye’ oleh si builder karena ownernya yang suka reggae dan dipakai untuk kegiatan daily sekaligus riding menikmati udara malam Jakarta.A216/2018

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *