Garasi Cilik Yogyakarta – Honda Dax ST50 ‘Lil Gibby’

Kustom mini bike milik Mario Marcella atau lebih dikenal dengan Cella Kotak ini tampilannya memang unik dan berbeda dari mini bike kebanyakan. Mengusung gaya chopper menjadikan minibike ini asyik untuk dilihat dan menyenangkan sekaligus aman untuk berkendara.

Sang Builder, Agung Bentoel, memilih tema Small Bike Big Fun untuk kustom minibike yang basicnya dari Honda Dax ST tersebut. “Mas Cella datang ke saya dan minta dibuatkan kustom minibike yang beda dan basicnya dari Honda Dax ST,” ungkap Agung. Sebelumnya ia belum yakin seorang Cella yang juga gitaris dari Band Kotak tersebut memesan motor kustom ke bengkelnya. Namun setelah langsung bertatap muka, ia langsung yakin dan dilanjutkan dengan diskusi mengenai konsep dan tema yang akan diangkat.

 Hasil diskusi kemudian ia kembangkan khususnya dalam hal estetika, mana yang cocok dan tidak cocok untuk diterapkan di kustom minibike ini. “Sejak awal mas Cella sudah bilang ‘saya beli motor, bukan buat motor’. Jadi ia minta cepat selesai dan kemudian target satu bulan meleset jadi 45 hari,” papar Agung. Awalnya motor ini memang bukan buat tampil di ajang kontes, namun untuk dipakai berkendara dan pajangan pribadi. Namun setelah dirinya puas akan hasil kustom yang diperlihatkan sekaligus merasa pantas untuk turun di ajang kontes maka ahirnya diputuskan kustom minibike ini tampil di Kustomfest 2018.

 “Selain bagian frame, semua dibuat secara kustom dan mengalami penyesuaian. Bodi part dan kaki-kaki yang comot dari part motor lain dikerjakan sendiri. Sedangkan sektor mesin dan pengecatan dikerjakan oleh kawan saya,” kata Agung.     

Bagian mesin cukup memakai standar, hanya dilakukan setting timing agar lebih maksimal saat diajak riding. Sektor kaki-kaki kustom dari motor lain, velg dari motor matic 50cc diameter 10 inch dan bagian depan dirubah menjadi model jari-jari. Headlamp dari lampu mundur mobil tua, untuk stoplamp memakai aksesoris motor kustom yang banyak di pasaran.

“Untuk sissybar saya bikin dari limbah kaki tiang alat music drum dan tutup as roda depan kanan-kiri saya comot dari knob pagar stainless steel,” tambahnya. Bagian ekor pada frame tidak merubah frame asli namun mendapat sentuhan detailing agar lebih rapi seperti aplikasi vaporblasting dan krom untuk finishing. A203

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply