21 Garage Bandung – HD Ironhead 1970

Motor Harley Davidson milik Rey Andika Dwiputra ini pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan butuh biaya besar untuk memperbaiki menjadi original lagi. “Saya memilih untuk meng-kustom saja karena lebih irit dari segi biaya ketimbang memperbaiki jadi original lagi,” ungkap Andika.

Setelah memutuskan untuk meng-kustom, selanjutnya ia mencari berbagai referensi dari berbagai artikel-artikel motor kustom bikinan builder luar negeri, salah satunya builder dari Powerplant Motorcycle California, Yanif Evan yang kemudian menjadi referensinya membangun motor.

Andika memilih tema tradisional Chopper Bobber yang dipadukan dengan airbrush tradisional batik untuk motor kustomnya. “Alasan saya pilih tema ini karena model itu lagi booming dan airbrush batik mengindentikan dengan Indonesia,” katanya.

Bagian frame full ia bikin dengan handmade, tangka bahan bakar di kustom tema peanut dengan list setengah. “handle sengaja saya bikin agak nyleneh tidak seperti biasanya. Ban motor juga saya sengaja pakai ukuran besar agar beda dari yang lain,” papar Andika. Kemudian barstep dan velocity karbu juga ia buat sendiri. Sementara sektor mesin ia biarkan standart

Semua Andika kerjaan kolaborasi dengan builder lainnya terutama di bagian rangka dan mesin. Beberapa kendala juga ia hadapi, terutama saat memikirkan konsep dan tema kemudian saat proses pengerjaan yang memakan waktu cukup lama yakni enam bulan. Hal ini disebabkan karena ia sedang mengerjakan motor kustom lain, jadi tidak fokus hanya di satu pekerjaan. A011

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply