Diens Bike Jakarta – Suzuki GSF 1200

Motor milik Ricardo Suwady ini sebelumnya yang sudah mendapat sentuhan kustom oleh owner sebelumnya yang notabene milik kawan sendiri. Perlahan ia mulai tertarik untuk mengadopsi motor tersebut untuk diberi penyempurnaan lebih lanjut.

“Karena kebetulan saya tumbuh dan menjadi bagian Minorfighters Indonesia, jadi yang pertama terlintas di pikiran yakni merubah motor ini dengan konsep streetfighters,” ungkap Ricardo. Dikatakan, inspirasi saat membangun didapat dari ide sendiri maupun dari workshop custom milik temannya.

Rubahan yang ia lakukan mulai dari bodi motor bagian ekor yang dipotong dan membuat rangka baru, sepakbor, merubah cat, krom velg, arm dan perubahan kecil di sektor lainnya.

Dalam proses pembuatan ia putuskan untuk bermain dengan limbah moge. Menurutnya, jika bermain dengan limbah moge maka harus ada ubahan, tidak bisa langsung plug and play. Di lain sisi, bermain dengan limbah moge juga memunculkan beberapa kendala, yang utama adalah printilan sparepart dan mesin tidak tersedia di Indonesia. “Untuk part cover bak mesin dan kopling saya harus pesan dari Singapura dan Jerman,” jelasnya.

Bagian mesin ia biarkan standar, hanya sisi luar yang dipercantik dengan aplikasi cover bak mesin dan kabel-kabel pengapian. Sektor kaki-kaki total mengalami perubahan, kanibal dengan beberapa part moge lainnya. Untuk penerangan Ridwan mencomot headlamp milik Toyota Yaris yang ia kustom dan diberi cover. “Motor naked bagian yang menonjol pasti sektor kaki-kaki dan body yang simpel. Sementara mesin hanya dipermanis sedikit,” ungkapnya. 

Kemudian ia mengatakan jika masing-masing motor kustom pasti ada kesusahan dan kesenangan tersendiri saat membangunnya. Nikmati proses adalah hal yang paling indah dari kustom itu sendiri. CR013

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply