Omah Ijo Auto Work Sleman – Chevy Belair 1953

Pertama kali mobil ini datang ke workshop Omah Ijo Auto Work kondisinya tidak terlalu parah hanya mesin mati dan rem semua tidak berfungsi. “Untuk kondisi bodi tidak terlalu banyak yang dimakan kropos,” buka Abenk, sang builder.

Mobil bergaya hotrod ini didapat dalam kondisi sudah mengalami chop top (atap yang dipotong lebih pendek) namun menurut Abenk chop top nya kurang rendah. Hingga ia akhirnya menyempurnakan kembali tulang kaca dari depan ke belakang sampai sangat terlihat aplikasi chop top nya.

Kemudian bagian pintu yang tadinya empat, ia kustom menjadi dua pintu ditambah adopsi sistem Shaved Door. Mesin ia kembalikan seperti keadaan standart, hanya knalpot yang biasanya selalu dikolong mobil, ia kustom mengarah keluar ke kanan dan kiri. Agar kesan hotrod scrapper semakin jelas, ketinggian mobil ia turunkan lagi menjadi lebih pendek. “Grill depan saya kustom agar terlihat lebih garang menyatu dengan konsep hotrod, sekaligus menghilangkan basic mobil aslinya,” paparnya.

Untuk pemanis, ia adopsi penutup roda belakang agar terlihat semakin rendah ke aspal. Semua ia kerjakan sendiri kecuali pengerjaan cat yang dikerjakan oleh kolaborasi bersama rekan. “Tidak ada kendala yang cukup berat saat proses pengerjaan, hanya sempat kesulitan saat akan menghidupkan mesin asli. Karena sudah jarang yang jual onderdilnya,” kata Abenk.

Terakhir ia berpesan kepada rekan-rekan yang ingin mengkustom mobil tua agar memikirkan terlebih dahulu konsep yang akan diusung setelah itu latih kesabaran dan saling memberi ide antara owner dan builder. C015

Indonesian Kustom Kulture Festival

Leave a Reply